JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Berkaitan dengan persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2024, Presiden Jokowi juga menyinggung perihal berakhirnya masa jabatan ratusan gubernur, walikota dan bupati di Tanah Air pada tahun 2022 ini.
Jokowi pun memberikan beberapa kriteria calon Penjabat gubernur, wali kota dan bupati yang akan menjalankan tugas menggantikan pejabat yang habis masa jabatannya.
Dikatakan Jokowi, ada 101 daerah yang akan berakhir masa jabatan gubernur, wali kota dan bupati pada tahun 2022 ini.
''Ada 101 daerah disiapkan karena 7 ada gubernur, 76 bupati dan 18 wali kota yang harus diisi,'' kata Jokowi.
Terkait itu, Jokowi meminta supaya jajarannya untuk melakukan seleksi figur-figur pejabat daerah ini dengan betul-betul dan dilakukan dengan baik.
Jokowi berharap seleksi ini akan mampu mendapatkan pejabat daerah yang kapabel, memiliki leadership yang kuat dan mampu menjalankan tugas yang berat di tengah situasi ekonomi global yang tidak mudah.
Agar nantinya penyiapan pemilu dan Pilkada serentak tahun 2022 ini bisa berjalan dengan baik.
''Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan, Dan menjelang kontestasi politik ini biasanya suhu menghangat itu biasa. Tapi jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh kepentingan-kepentingan politik yang tidak bermanfaat,'' kata dia.
''Oleh sebab itu saya juga meminta dilakukan edukasi, pendidikan politik yang massif kepada masyarakat, pada kontestan, jangan membuat isu-isu politik yang tidak baik, terutama isu-isu politik identitas yang mengedepankan isu politik SARA,'' pungkas Jokowi.(R04)